Selasa, 16 Februari 2016

aku dan "mereka"

Anak berkebutuhan khusus...??? bidang itulah yang saat ini aku jalani. Sudah hampir 8 tahun aku menjadi seorang terapis atau pengajar untuk anak berkebutuhan khusus. Sabar... sabar... dan sabar..., hanya kata itu yang selalu ada didiriku saat menangani mereka yang cenderung mempunyai pola pikir dan emosi yang mudah berubah. Ya... itulah salah satu tugas dan tanggung jawab diriku menjadi seorang terapis. Karena menjadi terapis tidaklah mudah, aku harus mengenali pola pikir dan emosi mereka, membuat mereka nyaman di dekatku, menyamakan persepsi dengan lingkungan keluarga dan mempertahankan perubahan positif yang telah terbentuk.


Sungguh senang hati ini bila mereka mengalami perubahan yang positif, walaupun perubahan tersebut hanya perlahan dan sedikit demi sedikit, atau mungkin orang lain pun tidak dapat melihat perubahan tersebut. Ya.. hanya aku yang dapat melihat dan merasakannya. Dan aku berusaha menjadi seorang yang obyektif terhadap laporan yang akan ku berikan ke pihak lain, walaupun mungkin ada yang kurang sependapat dengan apa yang aku ucapakan. Kuat... dan tetap semangat melakukan yang terbaik buat mereka adalah slogan yang kurasa tepat untuk menyemangati diri ini agar tetap pada pendirian awalku atas kritik dan mungkin penolakan dari pihak lain tentang laporan yang kurang sesuai dengan pendapatnya.

Namun dengan segala kekurangan mereka dan keluh kesahku, aku selalu berusaha untuk mencoba tersenyum dengan apa yang mereka lakukan. Berharap mereka merasa dapat diterima dan mempunyai pelindung. Karena buatku, dapat merangkul dan berjalan perdampingan dengan mereka  adalah suatu rasa kepuasan dalam diri ini, dan tidak semua orang dapat melakukannya. Semoga mereka dapat menjadi lebih... lebih... dan lebih baik lagi. Mereka..??? ya, mereka... Anak Berkebutuhan Khusus.  


Ini hanyalah sebagian dari pengalamanku, dan tidak menjadi sebuah kesimpulan umum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar